A Good Day to Die [in The Crisis]

In: hanya di indonesia| investasi| masalah| opini dan pendapat| outlook| saham

31 Oct 2008

Hehehe….. judulnya seperti judul film James Bond ya, terus terang saya mencoba menterjemahkan judul tersebut dari versi bahasa inggris di sini, namun kurang sreg juga akhirnya saya putuskan untuk tetap menggunakan judul tersebut.

Ok, kembali ke bahasan utama, sebagaimana rekan-rekan analis sadari bahwa tahun 2007-2008 dapat dikatakan sebagai masa keemasan bagi ekonomi Indonesia. Sejak terkena krisis moneter pada medio 1997-1998 akhirnya perusahaan dapat kembali menikmati pertumbuhan positif (ekspansi). Kondisi likuditas baik dunia maupun lokal Indonesia yang terpelihara dengan baik menyebabkan ketersediaan dana yang melimpah dan mendukung terjadinya penurunan bunga (sebagai biaya dana) secara signifikan. Kemudian -jeng….jeng…jeng !!!- meledaklah krisis subprime di US yang menyebabkan berbagai lembaga keuangan multinasional kolaps, demi menyelamatkan lembaga-lembaga tersebut berbagai paket penyelamatan dikeluarkan, bagi Indonesia ini berarti akan ada persaingan dalam mendapatkan dana karena masifnya skala penyelamatan lembaga-lembaga keuangan tadi.

Namun, kalau boleh saya berpendapat, saat ini adalah saat yang paling “menguntungkan” untukĀ  terjadinya krisis, mengapa ? [IMHO] Karena pada saat sebelum krisis, mayoritas perusahaan Indonesia telah memanfaatkan momentum pertumbuhan dengan sangat baik, thus mayoritas perusahaan punya tabungan laba tahun berjalan yang cukup besar. Secara insting saya masih mengharapkan laporan keuangan yang “hijau” bagi sebagian besar perusahaan Indonesia, dibawah ini ada beberapa berita yang mungkin mendukung pendapat tersebut :
- CMNP untung Rp 92 Milyar untuk caturwulan ke 3nya (76% diatas target)
- Lippo Karawaci memproyeksikan pertumbuhan profit y-o-y 14%
- UNTR membukukan profit Rp 2 Triliun untuk caturwulan ke 3nya (naik 89% dari tahun lalu]
- Astra International membukukan profit Rp 9 Miliar lebih tinggi dari tahun lalu.

Semoga saja, krisis ini tidak berkepanjangan sehingga pada akhir 2009 kita sudah bisa memperoleh laporan keuangan perusahaan yang “hijau” kembali.

  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogsvine
  • E-mail this story to a friend!
  • IndianPad
  • Ma.gnolia
  • NewsVine
  • Pownce
  • Propeller
  • Reddit
  • Technorati
  • Yahoo! Buzz

1 Response to A Good Day to Die [in The Crisis]

Avatar

Susan

November 18th, 2008 at 7:26 am

I recently came across your blog and have been reading along. I thought I would leave my first comment. I don’t know what to say except that I have enjoyed reading. Nice blog. I will keep visiting this blog very often.

Susan

http://www.car-insurance-choices.com

Comment Form

:: tentang blog ini

Blog ini berisi opini dan diskusi saya atas berbagai fenomena/permasalahan ekonomi dan keuangan yang ada di Indonesia, sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, komentar anda positif dan negatif, keras dan lembut merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dalam pengejawantahan blog ini, sehingga jika ada waktu terluang besar harapan saya anda bersedia meninggalkan jejak komentar pada blog ini. kontak saya pada email at gmail, facebook and linkedin . Saya juga menulis tentang berbagai isu di blog nugrohoadipratama.

:: sekilas indonesia

    Togean Islands - Sulawesi - Indonesiaportrait in blueSecret Garden | Desa Seni Resort | Bali
  • sony akbar: thanks for inform... bisa gak minta study kasus PSAK 50 dan 55 di perbankan kita.. kirim ke e-mai [...]
  • Fong: kalau boleh tanya, apakah ada minimum fee saat trading? kena biaya bulanan brapa ya? thx [...]
  • marco: :D thanks [...]
  • nugrohoadipratama: kalo buku saya kurang tahu ibu, btw tapi setahu saya di buku PSAK (versi yang saya pegang versi Sept [...]
  • estorina: pak kl untuk buku atau data yang sudah membahas maslah ini sudah ada belum ya?? coz saya tertarik u [...]

twitter feed

Ngobrol yuk


ShoutMix chat widget