pelajaran tentang ekonomi & keuangan di Indonesia
In: energi| opini dan pendapat| perusahaan| saham
28 Dec 2008Dulu, kata broker saya, ada orang yang beli BUMI di 100 perak-an per lembar. Dalam beberapa tahun saja, harganya meroket mencapai 8400 per lembar. Bayangkan jika dia beli 100 lot saja (atau 50.000 lembar) dan menahannya selama 3-5 tahun, berapa keuntungan yang dia dapat? hanya dengan modal awal 5.000.000 rupiah dia mungkin mendapatkan 420.000.000 rupiah. Fantastis bukan?? Nah, jika kita ikut-ikutan membeli, apakah kita akan untung seperti dia?
Eiitsss, tunggu dulu…..
In: energi| hanya di indonesia| komoditas| outlook
17 Nov 2008Sangat santer diberitakan diberbagai media bahwa Warren Buffet memburu berbagai saham
energi di seluruh penjuru dunia melalui tangan-tangan lembaga keuangannya Berkshire Hathaway, saat ini dia telah mengakuisisi 17,5 juta saham Conoco, apakah ini berarti bahwa titik nadir bawah telah tercapai ? Bagaimanapun, Buffet menegaskan pada saat diwawancara bahwa dia melakukan ini untuk kepentingan jangka panjang.
Masalahnya, seberapa panjangkah jangka panjang itu ? Sebagai ilustrasi, saat ini, akibat krisis global yang nampaknya masih akan berkepanjangan, negara-negara maju mengalami resesi, akibatnya terjadi ekspektasi penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup drastis, thus hal ini menyebabkan penurunan komoditas sebagai “bahan bakar perekonomian”. Minyak bumi tidak luput dari hal ini. Bayangkan dari harga mendekati USD 150 per barrel beberapa bulan yang lalu menjadi kurang dari USD 49 per barrel per 28-11-2008.
In: energi| hanya di indonesia| inflasi| kehidupan sehari-hari| komoditas
20 Apr 2008Hari ini detikfinance menurunkan berita bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah harga minyak mencapai USD 117 per barrel. Hal yang sangat mengkhawatrikan adalah bahwa Pemerintah Indonesia memiliki kebijakan untuk mensubsidi BBM, sebagai perbandingan Premium hari ini diperdagangkan sebesar Rp 4500, sementara Pertamax diperdagangkan pada harga Rp 8600 (harga di Yogyakarta). Kembali pada berita yang kita dapat dari detik tadi, ini berarti pengeluaran pemerintah untuk membiayai program subsidi ini akan semakin besar yang ujung-ujungnya dapat menyebabkan proyek pemerintah lainnya kekurangan dana.
Dan bagi sektor swasta, khususnya industri berbahan baku minyak bumi dan turunannya, hal ini dapat menyebabkan kolapsnya perusahaan, karena peningkatan harga bahan baku yang sangat tajam.
Blog ini berisi opini dan diskusi saya atas berbagai fenomena/permasalahan ekonomi dan keuangan yang ada di Indonesia, sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, komentar anda positif dan negatif, keras dan lembut merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dalam pengejawantahan blog ini, sehingga jika ada waktu terluang besar harapan saya anda bersedia meninggalkan jejak komentar pada blog ini. kontak saya pada email at gmail, facebook and linkedin . Saya juga menulis tentang berbagai isu di blog nugrohoadipratama.