Archive for the ‘masalah’ Category

Terselamatkan oleh libur Idul Fitri, pasar saham Indonesia tidak mengalami gonjang-ganjing sebagaimana yang terjadi diberbagai pasar saham dominan di dunia.

sumber : www.presidenri.go.id

sumber : www.presidenri.go.id

Tadi malam, kurang lebih jam 11 WIB di TVRI disiarkan rilis pers oleh menteri-menteri yang terkait langsung dengan pengelolaan ekonomi Indonesia., diantaranya Menteri Keuangan (dan Menko. Perekonomian) Sri Mulyani; Gubernur BI Boediono; Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu; dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Singkatnya melalui rilis pers ini pemerintah berusaha menyampaikan bahwa pemerintah sepenuhnya menyadari risiko yang ada dengan semakin nyatanya ancaman krisis US Mortgage terhadap perekonomian global dan lebih lanjut lagi tentunya adalah bagaimana efek dari krisis tersebut terhadap ekonomi Indonesia. Gubernur BI Boediono menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang krusial untuk selamat dari krisis, yaitu :

Untuk sementara artikel ini menggunakan terjemahan dari Google Translate.

Sid H. Kusuma sebagai diterbitkan oleh detikFinance komprehensif melanjutkan menulis di Sub prime Mortgage ekonomi di AS.

Untuk sisa dari Anda yang tidak akrab dengan topik, mari kita mulai dengan istilah linguistik. Untuk membuatnya lebih sederhana, Sub prime Mortgage adalah hipotek yang diberikan kepada debitur sub prime. di AS, hipotek debitur juga nilai (yang tidak terjadi di Indonesia). Kredit perusahaan sangat tergantung pada pihak ke-3 angka perusahaan yang mengklasifikasikan kebugaran dari setiap aplikasi hipotek. ada metode FICO misalnya, ia memberikan hipotek skor dari 300-850 pada [1] Pembayaran sejarah 35% [2] Jumlah Owed 30% [3] Sejarah Lama Kredit 15% [4] Baru kredit 10% dan [ 5] Jenis Kredit Digunakan. Sub prime debitur adalah debitur dengan FICO menilai kurang dari 620.

Kali ini agak meleset dari tema Indonesia, tapi sepertinya asyik juga untuk di bagi. Masih dalam suasana dibelinya Bear Sterns oleh JP Morgan dengan harga bantingan, di posting di milis Ahli Keuangan Indonesia, parodi dari Bohemian Rhapsodynya Queen.

Bear Stearns Rhapsody
(using Queen’s Bohemian Rhapsody tune)

Is this the real price?
Is this just fantasy?
Financial landslide
No escape from reality

Open your eyes
And look at your buys and see.
I’m now a poor boy (poor boy)
High-yielding casualty
Because I bought it high, watched it blow
Rating high, value low
Any way the Fed goes
Doesn’t really matter to me, to me


:: tentang blog ini

Blog ini berisi opini dan diskusi saya atas berbagai fenomena/permasalahan ekonomi dan keuangan yang ada di Indonesia, sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, komentar anda positif dan negatif, keras dan lembut merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dalam pengejawantahan blog ini, sehingga jika ada waktu terluang besar harapan saya anda bersedia meninggalkan jejak komentar pada blog ini. kontak saya pada email at gmail, facebook and linkedin . Saya juga menulis tentang berbagai isu di blog nugrohoadipratama.

:: sekilas indonesia

    Togean Islands - Sulawesi - Indonesiaportrait in blueSecret Garden | Desa Seni Resort | Bali
  • sony akbar: thanks for inform... bisa gak minta study kasus PSAK 50 dan 55 di perbankan kita.. kirim ke e-mai [...]
  • Fong: kalau boleh tanya, apakah ada minimum fee saat trading? kena biaya bulanan brapa ya? thx [...]
  • marco: :D thanks [...]
  • nugrohoadipratama: kalo buku saya kurang tahu ibu, btw tapi setahu saya di buku PSAK (versi yang saya pegang versi Sept [...]
  • estorina: pak kl untuk buku atau data yang sudah membahas maslah ini sudah ada belum ya?? coz saya tertarik u [...]

twitter feed

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Ngobrol yuk


ShoutMix chat widget