Archive for the ‘outlook’ Category

Detik.com (31 Desember 2008) memuat 7 hal yang 11532929menjadi prioritas dalam perekonomian 2009, mereka adalah :

  1. Mengatasi kemungkinan pengangguran baru akibat krisis perekonomian global.
  2. Mengelola inflasi.
  3. Menjaga pergerakan sektor riil.
  4. Mempertahankan daya beli masyarakat.
  5. Melindungi masyarakat miskin. Pemerintah telah menyiapkan beberapa skim untuk program pengentasan kemiskinan.
  6. Memelihara kecukupan pangan dan energi.
  7. Menjaga pertumbuhan ekonomi

Sedikit bahan diskusi, Meski banyak yang mengkritik, saya cukup confidence dengan respon pemerintah atas krisis kali ini :

Sangat santer diberitakan diberbagai media bahwa Warren Buffet memburu berbagai saham

energi di seluruh penjuru dunia melalui tangan-tangan lembaga keuangannya Berkshire Hathaway, saat ini dia telah mengakuisisi 17,5 juta saham Conoco, apakah ini berarti bahwa titik nadir bawah telah tercapai ? Bagaimanapun, Buffet menegaskan pada saat diwawancara bahwa dia melakukan ini untuk kepentingan jangka panjang.

Masalahnya, seberapa panjangkah jangka panjang itu ? Sebagai ilustrasi, saat ini, akibat krisis global yang nampaknya masih akan berkepanjangan, negara-negara maju mengalami resesi, akibatnya terjadi ekspektasi penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup drastis, thus hal ini menyebabkan penurunan komoditas sebagai “bahan bakar perekonomian”. Minyak bumi tidak luput dari hal ini. Bayangkan dari harga mendekati USD 150 per barrel beberapa bulan yang lalu menjadi kurang dari USD 49 per barrel per 28-11-2008.

Hehehe….. judulnya seperti judul film James Bond ya, terus terang saya mencoba menterjemahkan judul tersebut dari versi bahasa inggris di sini, namun kurang sreg juga akhirnya saya putuskan untuk tetap menggunakan judul tersebut.

Ok, kembali ke bahasan utama, sebagaimana rekan-rekan analis sadari bahwa tahun 2007-2008 dapat dikatakan sebagai masa keemasan bagi ekonomi Indonesia. Sejak terkena krisis moneter pada medio 1997-1998 akhirnya perusahaan dapat kembali menikmati pertumbuhan positif (ekspansi). Kondisi likuditas baik dunia maupun lokal Indonesia yang terpelihara dengan baik menyebabkan ketersediaan dana yang melimpah dan mendukung terjadinya penurunan bunga (sebagai biaya dana) secara signifikan. Kemudian -jeng….jeng…jeng !!!- meledaklah krisis subprime di US yang menyebabkan berbagai lembaga keuangan multinasional kolaps, demi menyelamatkan lembaga-lembaga tersebut berbagai paket penyelamatan dikeluarkan, bagi Indonesia ini berarti akan ada persaingan dalam mendapatkan dana karena masifnya skala penyelamatan lembaga-lembaga keuangan tadi.

sumber : http://www.bi.go.id

sumber : http://www.bi.go.id

Boediono, Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk kembali menaikkan BI Rates, sementara trend diberbagai negara adalah menurunkan suku bunga kunci untuk mempertahankan pertumbuhan dan menghindari resesi. Banyak yang bersikap kontra terhadap kebijakan Boediono ini, kebanyakan berpendapat bahwa kebijakan menaikkan suku bunga akan menghancurkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pendapat ini sah-sah saja diutarakan mengingat dominannya peran Bank sebagai investor (dalam konteks sebagai kreditur); kenaikan BI Rates akan menyebabkan sumber pendanaan bank menjadi semakin mahal (meminta return yang lebih tinggi), dan hal ini akan memaksa bank untuk mengenakan suku bunga yang lebih tinggi pada debiturnya, kenaikan suku bunga pinjaman  berarti tambahan biaya, dan  sampai pada titik tertentu perusahaan akan melakukan keputusan-keputusan penghematan, contoh yang paling ekstrim adalah PHK.

Terselamatkan oleh libur Idul Fitri, pasar saham Indonesia tidak mengalami gonjang-ganjing sebagaimana yang terjadi diberbagai pasar saham dominan di dunia.

sumber : www.presidenri.go.id

sumber : www.presidenri.go.id

Tadi malam, kurang lebih jam 11 WIB di TVRI disiarkan rilis pers oleh menteri-menteri yang terkait langsung dengan pengelolaan ekonomi Indonesia., diantaranya Menteri Keuangan (dan Menko. Perekonomian) Sri Mulyani; Gubernur BI Boediono; Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu; dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Singkatnya melalui rilis pers ini pemerintah berusaha menyampaikan bahwa pemerintah sepenuhnya menyadari risiko yang ada dengan semakin nyatanya ancaman krisis US Mortgage terhadap perekonomian global dan lebih lanjut lagi tentunya adalah bagaimana efek dari krisis tersebut terhadap ekonomi Indonesia. Gubernur BI Boediono menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang krusial untuk selamat dari krisis, yaitu :


:: tentang blog ini

Blog ini berisi opini dan diskusi saya atas berbagai fenomena/permasalahan ekonomi dan keuangan yang ada di Indonesia, sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, komentar anda positif dan negatif, keras dan lembut merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dalam pengejawantahan blog ini, sehingga jika ada waktu terluang besar harapan saya anda bersedia meninggalkan jejak komentar pada blog ini. kontak saya pada email at gmail, facebook and linkedin . Saya juga menulis tentang berbagai isu di blog nugrohoadipratama.

:: sekilas indonesia

    Lani and AikCast a spellMesjid Pandeglang

Categories

  • No categories

Archives

twitter feed

  • I just downloaded the coolest email client ever! Get it while it's hot http://bit.ly/dwGjHv #inbox2 1 week ago
  • Gundam Unicorn OVA already on #1 of 6 . 1st impression, mecha char same with 00 n Seed, human char close to Wings, overall.....MUST HAVE !!! 2 weeks ago
  • dirumah bersama #littlenlovelychacha ngajakin nonton gukguk via NatGeo web, duh anak-anak umur berapa sih bisa mulai klik-klik sendiri ? 2 weeks ago
  • baru nyobain tweetdeck, hahahaha asik banget ternyata, gua kemana aja........ greatest feature : bisa grouping + group/list as column 1 month ago
  • mind is a delicate thing to handle, it definitely need to be mapped. 2 months ago
  • my lovely wife getting panic after getting my medical check result. 2 months ago
  • @home, resetting mind, desperately hope for internal relief 2 months ago

Ngobrol yuk


ShoutMix chat widget

Kategori

  • No categories