pelajaran tentang ekonomi & keuangan di Indonesia
In: energi| hanya di indonesia| komoditas| outlook
17 Nov 2008Sangat santer diberitakan diberbagai media bahwa Warren Buffet memburu berbagai saham
energi di seluruh penjuru dunia melalui tangan-tangan lembaga keuangannya Berkshire Hathaway, saat ini dia telah mengakuisisi 17,5 juta saham Conoco, apakah ini berarti bahwa titik nadir bawah telah tercapai ? Bagaimanapun, Buffet menegaskan pada saat diwawancara bahwa dia melakukan ini untuk kepentingan jangka panjang.
Masalahnya, seberapa panjangkah jangka panjang itu ? Sebagai ilustrasi, saat ini, akibat krisis global yang nampaknya masih akan berkepanjangan, negara-negara maju mengalami resesi, akibatnya terjadi ekspektasi penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup drastis, thus hal ini menyebabkan penurunan komoditas sebagai “bahan bakar perekonomian”. Minyak bumi tidak luput dari hal ini. Bayangkan dari harga mendekati USD 150 per barrel beberapa bulan yang lalu menjadi kurang dari USD 49 per barrel per 28-11-2008.
Beberapa hari lalu saya memulai http://forum.belajarkeuangan.com, saya mengharapkan forum dan blog ini bisa saling mendukung.
Sejujurnya, saat ini forum masih kosong, baru ada 11 orang yang mendaftar forum tersebut, sebagian besar merupakan teman-teman yang memiliki akses internet dan beberapa anggota mendaftar dari undangan saya via milis. Ide saya untuk memulai forum tersebut adalah ketika saya mencari tentang forum diskusi tentang keuangan saya kesulitan untuk menemukannya di mesin pencari sebangsa Yahoo! atau Google, sementara pengalaman saya mengikuti milis-milis seperti Ahli Keuangan Indonesia; meta-noia dan lain sebagainya menunjukkan bahwa minat atas informasi keuangan cukup deras, baik dari kalangan akademisi maupun dari kalangan praktisi.
In: hanya di indonesia| investasi| masalah| opini dan pendapat| outlook| saham
31 Oct 2008Hehehe….. judulnya seperti judul film James Bond ya, terus terang saya mencoba menterjemahkan judul tersebut dari versi bahasa inggris di sini, namun kurang sreg juga akhirnya saya putuskan untuk tetap menggunakan judul tersebut.
Ok, kembali ke bahasan utama, sebagaimana rekan-rekan analis sadari bahwa tahun 2007-2008 dapat dikatakan sebagai masa keemasan bagi ekonomi Indonesia. Sejak terkena krisis moneter pada medio 1997-1998 akhirnya perusahaan dapat kembali menikmati pertumbuhan positif (ekspansi). Kondisi likuditas baik dunia maupun lokal Indonesia yang terpelihara dengan baik menyebabkan ketersediaan dana yang melimpah dan mendukung terjadinya penurunan bunga (sebagai biaya dana) secara signifikan. Kemudian -jeng….jeng…jeng !!!- meledaklah krisis subprime di US yang menyebabkan berbagai lembaga keuangan multinasional kolaps, demi menyelamatkan lembaga-lembaga tersebut berbagai paket penyelamatan dikeluarkan, bagi Indonesia ini berarti akan ada persaingan dalam mendapatkan dana karena masifnya skala penyelamatan lembaga-lembaga keuangan tadi.
In: hanya di indonesia| hutang| outlook| rate bunga| sektor perbankan
30 Oct 2008Boediono, Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk kembali menaikkan BI Rates, sementara trend diberbagai negara adalah menurunkan suku bunga kunci untuk mempertahankan pertumbuhan dan menghindari resesi. Banyak yang bersikap kontra terhadap kebijakan Boediono ini, kebanyakan berpendapat bahwa kebijakan menaikkan suku bunga akan menghancurkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pendapat ini sah-sah saja diutarakan mengingat dominannya peran Bank sebagai investor (dalam konteks sebagai kreditur); kenaikan BI Rates akan menyebabkan sumber pendanaan bank menjadi semakin mahal (meminta return yang lebih tinggi), dan hal ini akan memaksa bank untuk mengenakan suku bunga yang lebih tinggi pada debiturnya, kenaikan suku bunga pinjaman berarti tambahan biaya, dan sampai pada titik tertentu perusahaan akan melakukan keputusan-keputusan penghematan, contoh yang paling ekstrim adalah PHK.
Secara gamblang kita bisa katakan mortgage sama dengan KPR yang ada di Indonesia, meski demikian mortgage lebih dari sekedar kredit perumahan. Misalnya adanya sistem rating kelayakan pemberian kredit yang diterima secara nasional di US. Untuk belajar lebih banyak tentang mortgage ini saya membuat semacam scratchbook di http://mortgagevalue.blogspot.com, pada scratchbook ini saya mengumpulkan berbagai artikel terkait mortgage yang dapat saya temukan.
Untuk alasan HAKI artikel yang saya tampilkan adalah free artikel atau artikel yang telah mendapatkan persetujuan dari penulisnya.
Blog ini berisi opini dan diskusi saya atas berbagai fenomena/permasalahan ekonomi dan keuangan yang ada di Indonesia, sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, komentar anda positif dan negatif, keras dan lembut merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dalam pengejawantahan blog ini, sehingga jika ada waktu terluang besar harapan saya anda bersedia meninggalkan jejak komentar pada blog ini. kontak saya pada email at gmail, facebook and linkedin . Saya juga menulis tentang berbagai isu di blog nugrohoadipratama.